Terukir Psikologi dan Antropologi




Hai Antropologi
Perkenalkan namaku Psikologi
Kau sekejap enggan melihatku
Aku selalu sembunyi
Iya, dibelakang anak anak mahasiswa ini
Yang ribut menceritakan kita, menggosip tentang kita
Dasar ingusan

Kata mereka, mereka lagi bingung
Agaknya mereka butuh diriku jangkung
Supaya kamu bisa dikenal sama mereka
Tapi boleh ya aku mendekatimu
Supaya kau sadar, pedar, betapa serasinya kita
Ayo merapat padaku, supaya mereka iri sama kita

Antropologi
Maaf ganggu ya
Kamu selalu sibuk dengan lingkungan manusia, sama masyarakatnya
Kenapa sih?
Apasih asiknya?
Aku juga belajar manusia lho, supaya kamu tahu
Cuma kalau aku, aku sukanya pelajarin mereka dari individunya
Mereka unik, mirip aku yang penuh pernak pernik teori kanan kiri
  
Eh tapi kamu jangan takut
Kita bisa jadian kok
Gak percaya?
Nih, dengerin aku lembut layu ya

Sadarkah kamu, kalau kita sama-sama suka meneropong tingkah lucu manusia
Lucu ya kita sering ngelakuin hal yang sama tapi kamu gak pernah perhatiin
Aku tahu, kita bisa punya hubungan
Abisnya kita suka bareng-bareng bahas perilaku manusia
Apalagi kalau udah bahas manusia dan lingkungannya

Eh, jangan kaget ya
Aku denger dari temen aku, katanya kamu suka sama keunikan manusia dan keanekaragamannya
Hei! Aku juga belajar itu
Aku punya nama lain, namanya psikologi kepribadian
 Nah aku sering banget dikaji untuk melihat perbedaan manusia ini

Terus, tahu tidak, aku baru tahu kalau kamu juga ilmu
Sama! Aku juga ilmu
Tapi kamu lebih tua ya dari pada aku
Mungkin aku lebih pas manggil kamu abang
Habisnya aku masih ilmu baru, nama mamaku filsafat
Kapan-kapan aku kenalin kamu sama mama aku ya
Dia pasti seneng nerima temen sesama ilmu tentang manusia

Kamu juga harus tahu
Bukan cuma kamu lho yang membahas tentang faktor penyebab perilaku manusia
Aku paham  kamu sering bicara tentang faktor eksternal dari perilaku manusia
Aku seringnya bicarain faktor internal penyebab perilaku
Tapi lihat deh, lihat antropologi, kita banyak kesamaannya

Aku selalu menggambarkan fantasi kepada manusia
Dimana sebuah ketidaksadaran bisa menunjukkan sebuah karya
Ya... kamu antropologi, kesenian dan budayamulah yang mengekspresikan
Fantasiku menjadi sebuah kenyataan. 
Kita masih tidak sadar dengan itu

Aku mempelajari budaya manusia disetiap tempat
Pandanganku melalui cross cultural
Kamu juga mempelajari kebudayaan manusia yang berbeda-beda
Yang kita katakan sebuah tempat mempengaruhi kepribadian manusia

Antropologi, sudah saatnya aku gandeng kamu
Aku udah tidak sabar berjumpa anak-anak mahasiswa itu
Nanti, kalau mereka tertarik sama kita
Mereka akan kenal sama keturunan kita
Namanya antropologi psikologi

Sudah siap antropologi?
Karena aku, psikologi, punya banyak sama sepucuk
Ayo kita tunjukkan betapa miripnya kita
Betapa cocoknya kita
Dimanapun, kapanpun, untuk siapapun.

Komentar

  1. Wah,menyentuh sekali. Hebat. Terimakasih atas puisi yang indah ini 😊

    BalasHapus
  2. Keren, di tunggu postingan selanjutnya kak

    BalasHapus
  3. kenapa antropologi? karena ini dari semester satu ya puisinya? wkwkwk

    BalasHapus
  4. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    BalasHapus

Posting Komentar