Si Kecil Penenang Sesat




Malam menyesap sepi,
Pada rasi yang kemarin sendiri, ia tinggal sesat tak tau arah lagi

Hilang sudah mimpi di sore itu,
Pecah pada masa yang belum ku mau.
Panas kepalaku panas.
Enyahlah semua hilangkan bekas

Mana penenang jiwa ini.
kutelusuri dari limpa hingga ke sudut hati
Kucari cari,
kucari sampai yang ada hilang tak berbekas lagi.

Sudut kebodohan yang elok tak terperi
Kusesap ia sampai mati
Demi ini,
Aku cari sampai rela bersembunyi

Di sudut ini pula kutemui dunia
Kubiarkan ia masuk memaksa.
Dengan jumawa ia beri nikmat walau sesaat.
Hingga sesak tak lagi kuingat

Dia buatku candu
Eh...Si kecil penenang sesat
Kutelan ia sampai ke tenggorokanku.
Lalu kutemui seonggok sisaku,
Menghilang jemu yang kuratapi 

Di dipan waktu waktu itu
Cekatmu yang sempat mengancamku,
Meski kutau kau akan membunuhku,
Cumbui lagi aku hingga lebih sewindu

Komentar

  1. 👍👍
    Semangat untuk terus menulis puisi ya ermila..

    BalasHapus
  2. Yuk Merapat Best Betting Online Hanya Di AREATOTO
    Dalam 1 Userid Dapat Bermain Semua Permainan
    Yang Ada :
    TARUHAN BOLA - LIVE CASINO - SABUNG AYAM - TOGEL ONLINE ( Tanpa Batas Invest )
    Sekedar Nonton Bola ,
    Jika Tidak Pasang Taruhan , Mana Seru , Pasangkan Taruhan Anda Di areatoto
    Minimal Deposit Rp 20.000 Dan Withdraw Rp.50.000
    Proses Deposit Dan Withdraw ( EXPRES ) Super Cepat
    Anda Akan Di Layani Dengan Customer Service Yang Ramah
    Website Online 24Jam/Setiap Hariny

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Adalah Penerus Budayaku